Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!

Yang dimaksud secara gergaji sirkular di sini didefinisikan sebagai gergaji yang dioperasi secara tangan, / ditempelkan di mesin, dengan tujuan mengotes bahan diantaranya kayu, bata bangunan (masonry) plastik alias logam. Tentu saja untuk masing-masing bahan, memiliki mata potongnya masing-masing. Memotong sirkular diartikan sebagai gergaji Mesin yang menguraikan bahan beserta cara memutar mata gergaji berbentuk diskus bulat. Kesayangan gergaji sanggup berupa diskus besi yang memiliki kekuatan potong ataupun piringan yang bersifat abrasif.

Mengapa kudu membeli memotong sirkular?

Seorang tukang gawang (baik sejajar profesi ataupun hobi), bisa jadi satu detik akan mengabung kayu berukuran lebar sebagaimana lembar triplex, multiplex / plywood utama berukuran 2440 mm x 122 mm. Jika potongan bahan kudu lurus atau harus tetap lurus (perpendicular) secara tertib, maka unsur ini sedang menyulitkan tanpa bantuan meja kerja (bench table), makin kalau material yang dipotong memiliki ketebalan yang sempurna tinggi.

Mesin gergaji sirkular ini, bila dilihat sama mesin perkayuan mata telanjang tidak mengarungi perbedaan. Namun jika ditelusuri lebih lanjut,

I. Jenis otak mesin

a. Sidewinder circular saw (inline saw)

ORING-CYLINDER-LINER-R175A-180-300x300.jpg

Di dalam mesin sidewinder, mata gergaji langsung menempel pada perputaran motor (driveshaft) mesin. Olehkarena itu menempel langsung pada ronde mesin, jadi gergaji yang ada akan memiliki tenaga (power) RPM (Rotation Per Minute) yang tinggi. Selain ini desain yang ada memungkinkan desain bentuk memotong yang ringan dan sesak.

PLATE-PUSH-ROD-GX160270-390.jpg

b. Worm drive saw

Gergaji pada mesin worm drive mengarungi kelebihan pada tenaga. Potongan mesin berikut menggunakan worm gear dalam memindahkan daya dari pengambil inisiatif ke pujaan gergaji mengacu pada efektif, dengan demikian dapat menyiksa (carve) material yang rumpil tanpa seksi. Bahkan apabila seorang tukang kayu mewujudkan perlawanan tatkala melakukan pemotongan, misalnya karena kerasnya benih, maka handle yang terletak di pungkur gergaji dapat menangani kickback secara semakin baik. Tetapi demikian, Mesin jenis tersebut mengorbankan kewibawaan bergerak (maneuverability) demi mendapatkan kekuatan (power) menyebabkan lumayan kesulitan pada memotong di dalam ukuran mungil

II. Disain

Terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan dalam desain gergaji diantaranya: (1. ) Kemampuan mengotes secara akurat- Kemampuan menguraikan secara sah. (2) Dust Chutes, yaitu alat yang dapat menimba debu / pecahan yang dihasilkan dari proses menggergaji (3) Dust blower, peniup debu / pecahan yang dihasilkan atas proses menggergaji sehingga lebih mudah utk melihat perenggan potong di bahan, dengan demikian hasil penggal tetap sahih. (4) Ruang untuk memunggungi proses menjinjing dan mengemasi aksesoris memotong seperti pengikat kabel, puak cadang pacar geraji, ataupun alat lainnya yang dibutuhkan untuk menggagas dan memasang mata gergaji.

III. Sifat memotong

Seluruh mesin memotong dapat mengotes. Namun kinerja potongan Mesin yang tunggal dapat luar biasa dibanding Mesin potong lainnya. Satu gergaji dapat menguraikan dengan teras yang kian tajam dan menawarkan fleksibilitas memotong yang lebih. Tersembunyi gergaji yang mewarkan bevel-stop, yang dirancang untuk menumbuhkan akurasi, contohnya ketika seorang tukang gawang ingin menuntaskan sudut penggal 45 kualitas ketika menciptakan sambungan bingkai, sehingga pada setiap potongannya digaransi akurat 45 derajat.

IV. Fitur kekuatan (power)

Mesin gergaji beserta kecepatan pusing 5600 rpm dinilai bertenaga. Hal yang ada berpengaruh lawan rasa (feel) yang dirasakan oleh tukang kayu pada menggunakannya. Power ini juga dapat menentukan apakah geraji gerakannya lumpuh (stick alias jam) pada berhadapan pada bahan yang keras. Ukuran yang digunakan rpm amp volt.